Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui sebelum membeli VGA/Graphic card. Jangan asal mengiyakan review-review, inilah VGA Card terbaik untuk game 2012, dan lain sebagainya. Karena menurut mereka terbaik belum tentu baik untuk anda. Terutama dalam masalah harga dan performa.
Bagi orang-orang kaya mungkin harga tidak menjadi masalah sehingga bisa membeli VGA card keluaran terbaru sekalipun. Tapi bagi orang yang pas-pasan seperti saya, maka efektifitas harus diutamakan.
Mari kita pelajari bagaimana menentukan graphic card terbaik versi anda sendiri yang tentunya sesuai budget anda dan intensitas bermain game anda.
Prinsip Mendapatkan VGA Card Terbaik
Prinsipnya adalah sesuaikan dengan budget anda dan kebutuhan anda. Kalau kebutuhana anda seimbang antara kerja dan main game sebaiknya ambil yang mainstream. Tetapi untuk maniak game, ya terpaksa harus ambil yang high-end. Selain itu juga Power Consuption harus diperhatikan karena bisa berakibat boros listrik.
ATI vs NVIDIA apa bedanya?
ATI dan NVIDIA merupakan pengembang GPU paling terkemuka saat ini. Jadi pilihan anda mungkin akan dipersempit pada dua pilihan vendor saja. Lalu apa bedanya dan mana yang harus dipilih? Pada dasarnya mereka mempunyai tujuan yang sama yaitu mengolah graphic dengan cepat dan efektif, yang membedakan adalah arsitekturnya. Bagaimana ATI mengolah sebuah data dan bagaimana nVidia mengolah sebuah data itu berbeda.
Kalau diibaratkan mungkin seperti membedakan mobil-mobil muscle Amerika dengan Jepang, mobil Amerika punya power sementara Jepang memiliki RPM yang tinggi. Dan yang terbaik adalah yang mencapai finish duluan.
Oleh karena itu dalam hal Graphic Card anda tidak bisa membandingkan kecepatan Mhz GPU ATI dengan Mhz GPU nVidia, karena arsitekturnya saja sudah berbeda, 700 Mhz ATI belum tentu sama cepat dengan 700 Mhz nVidia.
Jadi yang menentukan adalah software benchmark! Mana yang scorenya lebih tinggi tapi dengan harga lebih murah itu bisa jadi yang terbaik.
Ada juga yang mengatakan ATI lebih cocok untuk game sementara nVidia lebih ke programmable (bagus untuk menjalanakn aplikasi grafis) seperti Photoshop, 3D Max, dll..
Selain itu juga ada yang bilang pasangan cocok ATI dengan processor AMD, sementara nVidia dengan Intel. Tentu saja karena ATI milik AMD dan begitu juga nVidia yang relasinya Intel.
Elemen-elemen Penting VGA Card
Ada beberapa hal penting dalam memilih Graphic card terbaik untuk kebutuhan anda, diantaranya:
GPU (Graphic Processing Unit)
GPU atau sering juga disebut chipset adalah “otak”-nya VGA card. Ini yang paling menentukan cepat atau lambatnya pemrosesan data grafis, dan tentu juga sebuah kecepatan harus dibayar dengan harga lebih mahal.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar nVidia dan ATI membuat beberapa tipe untuk segmen-segmen khusus yang biasanya dibagi dalam 3 segmen, yaitu:
- Low: dari mulai integrated GPU (on-board) untuk kebutuhan SoH0 (Small office & home). Cocok untuk pengguna komputasi grafis yang rendah.
- Mainstream: kelas menengah atau umum, keseimbangan antara office dan gamer. Cocok untuk orang seperti saya, sekitar 50:50 antara kerja dan bermain game.
- High: untuk gamer antusias dan professional.
Contoh pembagian kelas di kubu ATI versi saya admin BisnisGameOnline.com, mungkin ada yang mengatakan bahwa x600 masuk ke low-end. Tapi dikembalikan lagi ke target marketnya..
- Low: (onboard x200), x300, x400
- Mainstream: x500, x600, x700
- High: x800, x900
x (angka pertama) itu biasanya mengkodekan generasi. Misalkan di seri x800 ada 4850, 5850, 6850, 7850, dst. Sementara yang angka kedua itu pengkodean kelas dan angka ketiga untuk overclock, misal xx70, xx90.
Generasi biasanya identik dengan teknologi baru, sementara kelas identik dengan kecepatan. Contoh:
- ATI Radeon HD 5570 memiliki teknologi lebih baru (yaitu sudah mendukung dirextX 11) dari HD 4850 (yang hanya directX 10)
- Namun dari segi kecepatan HD 5570 (low) masih kalah dengan HD 4850 (high), karena beda kelas.
Untuk nVidia juga cenderung sama saat ini menggunakan pengkodean 3 angka.
Memori VGA Card
Memori VGA atau sering disebut Graphic RAM yang sekarang digunakan yaitu tipe GDDR 2/3/4/5. Tentu generasi baru dengan angka yang lebih tinggi biasanya lebih baik dari segi kecepatan (Mhz) dan bandwidth atau lebar data (GB/s).
Pertanyaannya adalah.. game-game sekarang itu butuh memori berapa besar sih? 512 MB, 1 GB, 2 GB? Tergantung game yang anda mainkan juga. Sebagai contoh barusan saya coba mainkan game Battlefield 3 di settingan medium:
Bisa anda lihat Battlefield 3 di setingan medium menggunakan memori hingga max 728 MB, akan lebih memakan banyak lagi jika menggunakan settingan high atau ultra.
Jadi VGA card terbaik untuk game-game berat skearang (2012) harus memiliki memori 1 GB atau lebih.
Bus Width
Anda mungkin sering mendengar istilah 64 Bit, 128 Bit, 256 Bit, mungkin nanti akan ada 512 Bit, dst. Hal ini terkait lebarnya jalan untuk transfer data. Kalau dianalogikan jalan tol semakin lebar maka kendaraan-kendaraan bisa semakin cepat sampai tujuan karena tidak macet.
Gampangnya, lebih besar Bit-nya maka lebih kenceng untuk pengolahan data yang besar, tapi biasanya harus dibayar dengan harga mahal power consumption yang tinggi.
Power Consumption
VGA card tentu membutuhkan daya listrik untuk bisa berfungsi, biasanya VGA kelas bawah hanya membutuhkan sedikit daya, sedangkan VGA kelas atas membutuhkan daya (watt) yang tinggi.
Perlu anda perhatikan:
- Power supply PC anda, jangan sampai anda tancapkan VGA kelas atas dengan PSU dibawah 400 watt, bisa jebol tuh PSU, lebih parah bisa merusak komponen lainnya.
- Lihat gambar di atas, biasanya VGA kelas high-end memiliki soket power tambahan yang menandakan lebih boros dalam mengkonsumsi listrik.
- Lihat juga list dibawah ini, power consumption untuk VGA kelas atas bisa mencapai 300 watt pada penggunaan average (rata-rata).
Itulah kenapa saya katakan VGA card terbaik untuk game belum tentu terbaik untuk anda. Kalau anda cuma main game 2 sampai 3 jam sehari dan misalkan untuk browsing dan mengetik selama 7 jam. Ga kebayang kan kalau menggunakan VGA high-end hanya untuk browsing dan ngetik tapi harus mengkonsumsi daya sebesar 100 watt hanya dari VGA? Boros! Ga masalah sih kalau anda orang kaya
Solid Capasitor
Sedikit perlu anda ketahui juga, sebenarnya VGA sekarang sudah pada menggunakan kapasitor solid, bedanya dengan yang likuid (warna hitam) itu dalam masalah ketahanan. Yang solid lebih tahan panas dan ketahanannya bisa mencapai hingga 50.000 jam (itung sendiri berapa taun).
Pendingin (Heat-sink Fan) VGA Card
HSF pada VGA juga merupakan hal yang penting, karena tentu tanpa pendingin yang baik maka sebuah GPU bisa cepat rusak atau bisa berakibat hang ketika menjalankan game yang berat.
VGA Card terbaik khususnya untuk game tentunya harus memiliki HSF yang baik pula bukan HSF reference (baca: standar). Beberapa yang cukup populer adalah ICEQ dari HIS, Vapor-X dari Sapphire, dan juga Zalman.
Jadi pastikan untuk para gamer pilihlah VGA dengan pendingin terbaik. Yang bagus itu biasanya memiliki ciri-ciri:
- Berbahan cooper (tembaga) kombinasi dengan aluminum
- Ada heatpipe yaitu pipa untuk menyalurkan padas dari core GPU sehingga panas dibagian core tersalurkan ke bagian luar HSF.
- Fan (kipas) cukup besar dengan RPM rendah. Dingin dan tidak berisik.
Nah, setelah anda tau ilmunya kan sekarang gampang mau menentukan mana VGA card terbaik untuk game yang anda sering mainkan atau graphic card mana yang paling cocok untuk anda. Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan dan tentunya juga budget-nya.
Tips-nya adalah..
- Sesuaikan tipe GPU, Memori, Bus Width-nya dengan kebutuhan anda
- Sesuaikan dengan budget anda
- Jangan tergiur dulu dengan VGA kelas atas, ingat power consumption VGA kelas atas biasanya gede, kecuali anda gamer antusias yang kaya atau professional
- Pilih yang menggunakan solid capasitor
- Pilih yang menggunakan Heat-sink Fan bagus, bukan reference
- Ingin VGA card murah? Cari yang second (bekas) tapi yang masih ada garansi
Kalau saya sih pilih HIS ICEQ Radeon HD 5570 dengan alasan biaya terbatas
main game juga jarang-jarang dan ga masalah di settingan medium, paling sering browsing sama nge-blog pake dual monitor, jadi biar hemat daya juga ambil yang mainstream saja. Sudah hampir 2 tahun ga ada masalah, sekarang pengen naikkin ke generasi 6xxx atau 7xxx karena kemaren agak ngelag pas main NFS The Run
Bagaimana dengan anda? Yang terbaik ada ditangan anda!





wahh,nice info om.
kebetulan lagi cari VGA nih. bermanfaat banget infonya. Thx
Nice info , saya juga sedang mencari vga mid-end dengan power consumption yang relatif rendah, kisaran 50-60 watt. Kalo ada see maunya yg high-end tapi hemat daya
.
Liat2 di FJB, MSI R7750 dari MSI kayaknya bisa jadi rekomendasi tuh, bandwith bisa 72gb/s, clock 830 & memory 1125. Tapi TDP cuma 55 watt,PCI udah gen 3.0
http://www.belajarmachining.blogspot.com